Dalam aksinya, mereka membawa poster-poster, bendera, dan membentangkan spanduk. Salah satu spanduk yang dibawa, bertuliskan 'Seruan untuk Kaum Muslim Mesir: Tumbangkan rezim diktator, tegakkan Khilafah' disertai gambar Presiden Mesir Mubarak yang menggunakan penutup kepala khas Mesir.
"Bebaskan Mesir! Ganti sistem Mesir," seru para pengunjuk rasa seluruhnya laki-laki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isi poster, antara lain 'Khilafah is the Real Change', 'Tumbangkan Penguasa Diktator, Tegakkan Khilafah'. Dalam poster tersebut ada gambar beberapa pemimpin negara diantaranya Barack Obama.
Humas HTI Jabar Luthfi Afandi menuturkan, aksi solidaritas untuk Mesir ini dilakukan bukanlah semata-mata untuk mendukung diturunkannya Mubarak.
"Kami mendukung gerakan perubahan yang sedang diperjuangkan oleh rakyat Mesir. Tapi bukan berarti hanya menginginkan Mubarak turun, akan tetapi rezim yang ada. Karena seperti yang kita tahu, di Mesir menganut sistem sekuler, jangan terjebak dengan pemimpin yang diktator," ujar Luthfi.
Ia menggambarkan, jangan sampai Mesir terlepas dari mulut ular kemudian masuk ke mulut buaya yang lebih berbahaya. "Jangan sampai ada intervensi dari negara barat seperti Amerika," katanya.
Lebih lanjut Luthfi menuturkan, aksi solidaritas ini tak hanya dilakukan di Bandung saja, melainkan di kota-kota besar lain di Indonesia, bahkan di dunia. Seruan dalam aksi ini menurutnya tak hanya untuk Mesir saja melainkan untuk negara lain.
"Tak hanya untuk Mesir, tapi untuk negara lainnya, temasuk Indonesia agar jangan terjebak pergantian pemimpin, sementara rezim masih sama," katanya.
Kaum muslim di dunia menurut Luthfi harus peduli dengan masalah di Mesir, karena mayoritas rakyat di sana beragama Islam.
Pantauan detikbandung, arus lalu lintas di Jalan Asia Afrika sedikit tersendat dengan adanya aksi ini karena baik mobil atau motor yang melintas di depan Gedung Merdeka mengurangi kecepatannya. Terlihat sekitar 7 polisi berjaga di sekitar aksi untuk mengatur arus lalu lintas. Hingga saat ini aksi masih berlangsung. Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
(tya/ors)











































