Akibat kejadian ledakan gas epliji 3 kilogram yang melanda sebuah rumah milik Ade Lili (65), dua penghuni rumah mengalami luka bakar di bagian tubuhnya. Selain Ade, istrinya yakni Aminah (59), melepuh di beberapa bagian tubuhnya dan dilarikan ke rumah sakit.
"Saya tadi melihat wajah dan tubuh Pak RT (Ade) sama isterinya (Aminah) itu melepuh. Tapi kondisinya tidak begitu parah sebab masih bisa jalan," kata Rosma (60), warga sekitar,Β saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (9/2/2011).
Rosma yang rumahnya terhalang dua rumah dari lokasi kejadian mengatakan, selanjutnya suami isteri itu dibawa menggunakan mobil milik warga sekitar ke RS Hasan sadikin (RSHS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosma menambahkan, diduga elpiji tersebut meledak karena mengalami kecoboran di bagian selang regulator. "Ketika menyalakan api, tiba-tiba tersambar elpiji yang bocor dari regulatornya. Biasanya saat jam kejadian, isterinya Pak RT sedang memasak air dan menyiapkan gorengan," terangnya.
Rumah milik Ade Lili (65), hancur akibat ledakan tabung gas elpiji 3 kg. Peristiwa itu terjadi Rabu (9/2/2011) sekitar pukul 03.45 WIB di Jalan Babakan Tarogong, Gang Tanjung 10 RT 9 RW 05 Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Bojongloa Kaler.
Kondisi rumah milik Ade lili yang merupakan ketua RT 09 itu hancur di bagian dua jendela depan, sebagian internit, serta sebagian langit-langit ruang tamu terkelupas.
(orb/orb)











































