Ide tersebut muncul dari pemikiran Pimpinan The Roses Spa Aston Tropicana Hotel, Wida Artanti. Menurut Wida, dengan luasnya ruangan di tempat SPA ini, memungkinkan untuk dijadikan sebagai tempat arisan.
"Bisa dipakai arisan juga, tinggal di set ruangannya. Nanti bisa makan-makan dulu, lalu dilanjut dengan spa," kata Wida kepada detikbandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk perayaan valentine kali ini juga sudah ada yang booking untuk couple. Padahal saya tidak punya paket khusus valentine," ujar Wida.
Saat datang ke The Roses, Anda akan disambut welcome drink, yakni air teh yang dicampur lemon khusus. After spa, Anda juga akan diberi satu gelas gingger tea (teh jahe-red) untuk menghangatkan tubuh setelah treatment.
"Ke depan sih inginnya ada lounge juga. Karena biasanya kan kalau abis perawatan suka lapar," terang Wida.
Sudah 2 tahun Wida menekuni dunia spa. Dia juga pernah mengikuti sekolah khusus spa yang ada di Bali selama 6 bulan. "Saya sebetulnya senang memijit-mijit. Jadi saya pikir kenapa enggak dicoba aja terjun ke dunia bisnis spa," terang Wida.
Para theraphyst di The Roses Spa juga cukup terlatih, Wida menerapkan proses training terlebih dahulu sebelum mereka terjun untuk melayani pengunjung.
"Kita ada training dulu selama 3 sampai 6 bulan. Jadi meskipun ada theraphyst yang sudah expert, tetap kita training juga," ujar Wida.
(avi/bbp)











































