Dua pemuda yang mengaku sebagai fans band Slank diamankan anggota Polsek Sumur Bandung. Mereka terbukti menyelipkan sebilah samurai saat polisi menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (pekat).
Kedua Slankers yakni Dodi (16) dan Yoni (19) terjaring Operasi Pekat di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Senin (31/1/2011) dini hari lalu.
"Awalnya kedua pria itu mengaku kalau samurai sepanjang 1,3 meter itu untuk hiasan dinding. Tapi tetap kita amankan," jelas Kapolsek Sumur Bandung AKP Bodhy Widodo di Mapolsek Sumur Bandung, Rabu (2/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat dimintai keterangan, keduanya mengaku sebilah samurai itu untuk jaga diri. Sebab, keduanya khawatir diserang geng motor musuhnya," ujar Bodhy.
Kepada wartawan, Dodi dan Yoni tak mengelak kalau pernah bergabung menjadi anggota salah satu geng motor terkenal di Bandung.
"Kalau dulu ikutan jadi anggota geng motor. Tapi sudah enggak lagi. Ya, kalau sekarang jadi Slankers," ungkap Yoni yang disambut anggukan kepala Dodi.
Kini Dodi dan Yoni mendekam di ruang tahanan Mapolsek Sumur Bandung. Keduanya dijerat pasal UU Darurat No.10 Tahun 1951, tentang larangan membawa senjata tajam dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.
(bbp/avi)











































