Kadiskar: Bangunan Terancam Roboh dan Tak Layak Digunakan

Kebakaran di Paramount Karaoke

Kadiskar: Bangunan Terancam Roboh dan Tak Layak Digunakan

Tya Eka Yulianti - detikNews
Senin, 31 Jan 2011 12:03 WIB
Bandung - Gedung Paramount Karaoke dipastikan tak bisa lagi dipergunakan akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (31/1/2011) pagi ini. Hall utama karaoke yang terbakar dan sudah ambruk ini mempengaruhi fondasi gedung serta mengakibatkan bangunan menjadi rapuh.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadiskar) Kota Bandung John Siregar saat ditemui di lokasi kejadian, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (31/1/2011).

"Bangunan ini terancam roboh. Ada gerakan sedikit saja, ini akan meruntuhkan bangunan," ujar John.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, pilar fondasi pada bangunan tempat hiburan ini sudah mengalami kemiringan. "Kalau tiang itu jatuh dan bergerak, ya bisa langsung roboh. Kami juga harus esktra hati-hati saat melakukan pendinginan ini," kata John.

Melihat kondisi bangunan yang rawan dan terancam roboh, John pun menyatakan kalau kondisi bangunan saat ini tak bisa lagi digunakan seperti biasanya.

"Jelas lah bangunan ini enggak bisa dipakai. Enggak layak lagi. Gedung ini harus ditutup," ungkapnya.

Bahkan jika bangunan akan direnovasi, maka menurutnya bangunan harus diruntuhkan terlebih dahulu.

"Temboknya sudah rapuh dan retak-retak akibat kebarakan. Karena besi penyangga jadi memuai saat terkena api. Karena itu, besi jadi bengkok-bengkok lalu fondasi jadi tidak punya tumpuan," ujar John.

Pantauan detikbandung, hall utama karaoke di Paramount habis terbakar. Terlihat rangka-rangka besi penyangga yang sudah tak berbentuk berserakan. Begitu juga dengan atap, batu bata, dan material lainnya yang telah terbakar.

Paramount Karaoke terdiri dari 3 lantai, dimana hall utama karaoke berada di lantai 2 dan 3. Dengan tinggi hall sekitar 15 meter dengan lebar hall sekitar 20 meter x 20 meter.

(tya/bbp)


Berita Terkait