Dalam pertandingan semalam, puluhan ribu bobotoh kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap pertandingan yang digelar. Lagu "Pindah LPI' bergema di lapangan. Tak hanya itu, saat pertandingan dihentikan sementara karena bobotoh rusuh, logo LPI pun dipasang di pinggir lapangan.
Dengan penuh emosi, para bobotoh ini berteriak-teriak meminta kepada manajemen Persib untuk segera pindah ke LPI. Lalu apakah manajemen Persib akan memenuhi
keinginan emosional bobotoh?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana pendapatnya tentang pertandingan malam ini?
Ini juga pertanyaan yang klasik yang selalu saya tanyakan. Bagaimana pertandingan malam ini? Ya, masalahnya juga klasik yah. Anda lihat sendiri kan
bagaimana pertandingannya?
Apa yang klasik?
Kualitas perangkat pertandingan
Wasit?
Iya. Saya heran dengan PSSI. Sampai saat ini belum bisa memberikan wasit yang berkualitas untuk memimpin pertandingan sekelas Liga Super Indonesia. Ini liga bergengsi loh
Lalu apa sikap Persib melihat ini? Apakah Persib sudah menyampaikan aspirasinya ke PSSI tentang kualitas wasit, mengingat hal ini sudah sering terjadi?
Sudah. Dan ini yang saya tidak ngerti. Padahal lebih murah biayanya buat tingkatin kualitas wasit ketimbang mempertahankan kekuasaan.
Maksudnya?
Iya, menurut saya lebih murah bagi Nurdin Halid meningkatkan kualitas wasit daripada biayanya buat mempertahankan dirinya di PSSI. Kalau wasit bagus, kita enggak peduli dia jadi ketua lagi di PSSI. Nggak masalah lah. Kita tahu lah, biaya politis untuk bertahan menjadi ketua umum kan tidak murah. Lebih murah bikin pelatihan atau peningkatan untuk kualitas wasit. Serius deh
Kualitas wasit jadi pemicu wacana pindah ke LPI, apakah ini sudah disampaikan ke PSSI?
Secara lisan, manajemen sudah pernah mengutarakannya. Tapi secara formal ini belum. Ya masih dibahas lah. Kita cuma bilang ke mereka (PSSI - red) bahwa
sekarang ini ada alternatif. Kompetisi bukan hanya Liga Super Indonesia (LSI) tapi ada Liga Primer Indonesia (LPI). Semoga ini menjadi pertimbangan mereka.
Kalau sudah menguat seperti ini, lalu apa yang membuat Persib bertahan di LSI?
Banyak hal lah. Resiko pindah juga tidak kecil. Kita harus mempertimbangkan sponsor yang sudah mensponsori kita sampai akhir musim kompetisi. Kita harus
hormati kontraknya. Lagian LSI kan bukan kompetisi sembarangan. Ini kompetisi bergenngsi di Indonesia.
Berarti LPI bukan kompetisi bergengsi?
Bukan seperti itu. Tapi kita belum tahu kualitasnya. Kan baru dimulai. Lagian bukan hanya masalah gengsi semata. LSI adalah jalan menuju Liga Indonesia. Ini kan juga harus menjadi pertimbangan.
Lalu apakah Persib akan benar-benar pindah?
Nanti akan kita bicarakan secara internal dulu. Belum ada kepastian. Tapi yang pasti kita akan minta ke LSI dan PSSI untuk memperbaiki kualitas pertandingannya
(afz/ern)











































