"Kurang lebih sekitar 2.000 suporter naik dari Purwakarta, gabungan dari Bekasi, Karawang, Cikampek. Lalu terjadi tawuran dengan warga anatara Stasion Andir dan Stasion Ciroyom," ujar Kepala Humas PT KA Daop II Bandung, Bambang S Prayitno melalui pesan singkatnya kepada detikbandung, Minggu (23/1/2011).
Akibatnya, 5 dari 8 kereta mengalami kaca pecah. "Jumlah seluruh kaca yang pecah ada 111 lembar," kata Bambang.
Selain itu, kerusakan juga dialami KA Ekonomi Bandung Raya dan KA Serayu. "KA Bandung raya mengalami pecah kaca sebanyak 20 lembar, sementara KA Serayu 15 lembar," jelas Bambang.
Sementara itu jumlah korban yang tercatat oleh PT KA Daop II Bandung adalah Andri sakti (21) warga Jalan Buntut Kertayasa RT 6/5 Karawang. Ia jatuh dari KA Serayu dan tersangkut pagar kawat kereta.
"Korban mengalami patah tulang kaki dan tangan kiri. Luka di beberapa tempat. Korban langsung dibawa ke RS Santosa Bandung," kata Bambang,
Korban lainnya yang terkena lemparan baru saat ini sedang menjalani perawatan di RS Pindan. "Saat ini identitas korban masih dalam pendataan," tutup Bambang.
(avi/avi)











































