"Saya datang dengan suami dan anak saya, lalu tiba-tiba ada anjing lepas. Orang-orang di sekitar situ berlarian, lalu anjing itu menggigit saya," ujar Ana saat ditemui di acara Curhatan Wargi Bandung, Ngariung Sareng Kang Dada, di Taman Cikapayang, Minggu (23/1/2011).
Ana menuturkan, pada saat ia digigit tak lama ia pun pingsan karena merasa syok ditambah keluar darah dari kaki kanannya. Kemudian ia dan suaminya langsung pergi ke RS Imanuel untuk mendapatkan pengobatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengalami luka sobek selebar 1 centimeter akibat gigitan anjing tersebut. Menurut keterangan dokter, diduga anjing tersebut rabies. Hal itu terlihat dari suhu badan Ana yang tinggi dan disertai rasa mual. Ana pun mengaku kecewa kepada pemilik anjing karena tidak bertanggung jawab.
"Sebetulnya itu yang bikin saya kecewa. Karena setelah anjingnya menggigit, tidak ada kata maaf dari orang tersebut. Makanya saya datang ke sini menanyakan langusung, apakah boleh atau tidak membawa anjing ke tempat umum seperti itu," ujarnya.
Ana menambahkan dirinya tidak menuntut pertanggungjawaban dari pemerintah, ia hanya ingin menyampaian dan menanyakan perihal membawa anjing saat Car Free Day.
"Ini musibah, tapi jangan sampai ada korban lainnya. Karena sayang kalau Bandung Car Free Day ada musibah seperti ini," ungkapnya.
(avi/avi)










































