Informasi didapat setelah keluarga menelusuri jejak S di daerah Jembatan Opat Kiaracondong, lokasi yang diduga menjadi tempat pertemuan antara S dan AN. Rupanya ada salah seorang warga yang mengetahui tempat tinggal S di Bandung.
"Pria S yang diduga membawa anak saya kedua tangannya bertato, dia juga pengangguran, dan sepertinya baru kenal dengan anak saya," ujar Wawan (61) ayah AN saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Kamis (20/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang tua pemuda Sini membenarkan bahwa Rabu (19/1/2010) pukul 01.00 WIB S membawa seorang perempuan. Lalu saya bilang kalau itu anak saya," tutur Wawan.
Sayangnya, Wawan dan keluarga tidak mendapati AN di sana, karena menurut orang tua S, mereka berdua baru saja keluar rumah sekitar pukul 14.00 WIB, sementara keluarga AN tiba di Cicalengka sekitar pukul 16.00 WIB.
"Selama menginap katanya AN tidak tidur sekamar dengan S. Ibunya S bilang kalau AN tidur di kursi ruang tengah rumahnya. Saya berharap tolong kembalikan anak saya. Saya tidak mau terjadi apa-apa. Soalnya hingga saat ini keduanya tidak diketahui keberadaanya," lirih Wawan.
Padahal, berdasarkan keterangan orang tua S, S mengaku akan mengantar AN pulang ke Bandung untuk dikembalikan kepada orang tuanya.
"Sampai saat ini tidak ada kabar, saya khawatir," ujar Wawan.
(avi/ern)











































