Dari 4.640 mahasiswa jalur SNMPTN, 3.724 peserta di antaranya merupakan peserta ujian tulis, 416 peserta undangan, dan 500 orang peserta merupakan progran bidik misi 500 atau mahasiswa kalangan ekonomi lemah.
Sementara dari 2.589 mahasiswa dari jalur SMUP 2.335 adalah peserta umum dan 254 peserta KPBI (Kuliah Pengantar Bahasa Inggris) yang juga termasuk mahasiswa asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuota 40 persen jalur mandiri itu, diberikan per program studi sesuai proporsi penerimaan dalam SNMPTN.
Sementara untuk kuota mahasiswa tidak mampu, diakui Ganjar hanya baru memenuhi 8 persen atau 500 orang. Padahal aturannya, setiap PT harus menyediakan 20 persen bagi mahasiswa tak mampu.
"Sisa 12 persen itu akan kita tutupi saat mahasiswa yang diterima di SNMPTN ada yang tidak mampu," tutur Ganjar.
Pendaftaran mahasiswa dilakukan secara online, dan akan dibuka mulai 2 Februari hingga 24 Mei mendatang. Harga formulir IPA dan IPS Rp 150.000 sementara IPC Rp 175.000.
Call center untuk SNMPTN dibuka mulai 1 Februari di nomor 0804-1-450-450.
(tya/ern)











































