Camat: Ada yang Mencoba Perkeruh Suasana

Jatinangor Digoyang Isu SARA

Camat: Ada yang Mencoba Perkeruh Suasana

Baban Gandapurnama - detikNews
Sabtu, 15 Jan 2011 12:16 WIB
Camat: Ada yang Mencoba Perkeruh Suasana
Bandung - Beredarnya short message service (SMS) penghinaan terhadap orang Sunda yang kabarnya dilakukan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) I Nyoman Sumaryadi, masih menjadi tanda tanya. Tidak jelas siapa pengirim SMS itu. Diduga kuat ada oknum yang mencoba memperkeruh suasana dengan mengaitkan aroma SARA.

"Sampai saat ini tidak ada yang bertanggung jawab siapa yang pertama kali yang mengirim SMS itu. Benar atau tidaknya masih abu-abu. Tidak menutup kemungkinan ini hanya ada yang ingin memperkeruh situasi kondusif di Jatinangor," jelas Camat Jatinangor Nandang Suparman saat dihubungi detikbandung via ponsel, Sabtu (15/1/2011).

Adanya isu penghinaan kepada orang Sunda yang berhembus di kampus IPDN, kata Nandang, diharapkan tidak terus berkepanjangan. Ia pun sudah mewanti-wanti kepada warga dan tokoh masyarakat Sunda di wilayah Sumedang untuk tidak bertindak anarkis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah sampaikan ke seluruh warga Jatinangor dan eleman masyarakat di Sumedang untuk tetap menjaga kondusifitas wilayahnya dan tidak mudah terprovokasi," jelas Nandang.

Ia mengatakan, SMS itu mulai menyebar luas pada Rabu (12/1/2011). Informasi yang dihimpun Nandang, SMS itu muncul setelah adanya kabar Nyoman berucap kalimat yang menyinggung orang Sunda. Perkataan Nyoman itu kabarnya dilakukan saat memberi sambutan di hadapan banyak orang dalam acara 'Evaluasi Kinerja di Lingkungan IPDN' di Kampus IPDN Sumedang, Rabu (12/1/2010) pagi.

Pada Kamis (13/1/2011), Nandang mendatangi kampus IPDN dan bertemu Nyoman. "Saat itu saya mencari tahu langsung dan ingin menjawab kebenaran SMS itu kepada Nyoman. Dan jawaban Nyoman mengaku tidak melakukan seperti itu," tutur Nandang.

Warga pun mendesak Nyoman untuk meminta maaf dan mundur dari jabatanya sebagai Rektor IPDN.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads