Wabup Alor Beri Kain Sumba dan Santunan Pada Keluarga Korban

Pemuda vs Warga Cipadung

Wabup Alor Beri Kain Sumba dan Santunan Pada Keluarga Korban

Erna Mardiana - detikNews
Kamis, 13 Jan 2011 12:52 WIB
Wabup Alor Beri Kain Sumba dan Santunan Pada Keluarga Korban
Bandung - Usai meminta maaf atas kejadian penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan oleh puluhan pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (5/1/2011). Wakil Bupati Alor, Jusran M Tahir juga memberi tanda mata berupa kain tenun khas Alor yakni Sumba kepada keluarga Haji Odang (68) dan Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda.

Selain itu, Jusran juga memberikan uang santunan kepada keluarga Haji Odang yang diwakili oleh Nandang, anak pertama Odang. Namun nominal santunannya tidak disebutkan.

Kain yang diberikan tersebut coraknya perpaduan merah dan hitam. Usai memberikan kain, perwakilan keluarga korban dan Jusran saling berpelukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau di daereah saya, kain ini itu biasanya digunakan untuk mas kawin," kata Jusran usai sambutannya di hadapan seratusan warga Cipadung dan aparat Pemkot Bandung, di Jalan Manisi, Kecamatan Panyileukan, Kamis (13/1/2011).

Jusran meminta maaf kepada warga Cipadung dan aparat pemerintah setempat atas kejadian penyerangan dan penganiayaan terhadap keluarga Haji Odang (68) yang dilakukan oleh puluhan pemuda asal NTT, Rabu (5/1/2011).

Akibat penyerangan mendadak ke rumah Odang, empat penghuni rumah luka-luka, salah satunya adalah bocah berusia lima tahun bernama Awaludin yang luka sobek di bagian kepala hingga harus dijahit 10 jahitan. Sementara tiga korban lainnya adalah Ihsan (28), Dadi Rustia (32), dan Ventiani (16).

Polrestabes Bandung sudah menetapkan 11 tersangka yang semuanya ialah para pemuda pelaku penyerangan ke warga Cipadung.



(avi/bbp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads