"Bisa saja korban Trafficking. Ya, itu baru dugaan. Saat ini kami sedang mengumpulkan keterangan-keterangan dari keluarga Sigit dan warga sekitar," jelas Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami saat dihubungi via ponsel, Rabu (12/1/2011).
Endang mengatakan, para warga atau tetangga yang tinggal di dekat rumah Sigit tidak ada satupun yang melihat kepergian bocah pria itu. Selain itu, tidak ada
pula yang melihat Sigit dibawa orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan sebelumnya, Sigit Saefullah hilang misterius sejak 19 Desember 2010. Saat itu, Sigit sedang bermain di depan pintu rumah. Ayah kandung Sigit yakni Endi Yuliantana (33) menduga anak keduanya itu diculik.
Terakhir kali, Sigit yang sudah bisa berbicara dan diajak berkomunikasi ini memakai kaos pendek hijau garis-garis, celana pendek oranye dan sandal karet
hitam.
"Ciri fisiknya, berkulit sawo matang. Ukuran telinga kanan Sigit lebih besar ketimbang telinga kiri. Betis kaki kanannya terdapat tanda lahir berupa bulatan hitam uang ukuraan sekitar satu sentimeter," papar Endi.
(bbp/ern)











































