Pengelola Gedung Trans Studio Tak Lapor Polisi

Pengelola Gedung Trans Studio Tak Lapor Polisi

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 10 Jan 2011 11:18 WIB
Bandung -

Kapolsek Lengkong Kompol Philemon Ginting mengaku tidak mendapat laporan dari pengelola Gedung Trans Studio BSM soal kejadian ambruknya pilar gedung, pukul 06.45 WIB, Senin (10/01/2011).

"Mereka enggak laporan," singkat Philemon saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Senin (10/01/2011).

Selain itu menurut Philemon, pihak pengelola tidak kooperatif. "Selain tidak laporan, mereka juga tertutup," ujar Philemon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian tersebut sontak membuat heboh warga Kelurahan Cibangkong Rt 2 RW 5, Kecamatan Batununggal. Berdasarkan keterangan warga, saat kejadian rumah warga yang berada di belakang Gedung Trans Studio-red) bergoyang seperti gempa.

Pantauan detikbandung, ambruknya pilar tersebut menimpa rangka besi di lantai 3 sehingga mengakibatkan lantainya jebol. Saat ini di lokasi kejadian masih berkumpul puluhan warga. Pihak Trans Studio sendiri sangat tertutup, terbukti dengan dipasangnya terpal warna biru di lokasi kejadian. Dikabarkan ada dua korban dalam peristiwa ini.

Sebelumnya, 11 Desember 2010 lalu, Rohmanto (20), pekerja proyek pembangunan Trans Studio BSM tewas setelah jatuh di lokasi proyek tersebut. Korban meninggal dalam perjalanan saat dibawa mandornya ke RS Pindad. Ia masuk ke UGD RS Pindad sekitar pukul 21.40 WIB. Setelah diperiksa, korban dinyatakan sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun detikbandung, korban meninggal karena mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya seperti pergelangan tangan kiri, dagu, serta bagian mulut. Hal itu akibat ia jatuh dari ketinggian saat mengerjakan proyek pembangunan.

(avi/ern)


Berita Terkait