Usai mendapatkan perawatan di RS Ujung Berung, bahkan Awaluddin tak mau pulang ke rumah. Hal itu diungkapkan Ayah dari Awaluddin, Agus (30) saat ditemui di rumahnya di Jalan Kujang, Kampung Cisalatri, RT 1 RW 6, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Kamis (6/1/2011).
"Sepulang dari rumah sakit anak saya nggak mau pulang ke rumah. Sampai harus diungsikan ke rumah pamannya," ujar Agus.
Setiap melihat gerombolan orang dan pria berkulit hitam seperti kelompok pemuda yang menyerang ke rumahnya, Awaluddin selalu menyebut "Bapak takut, bapak takut," tiru Agus.
Menurut dokter, Awaluddin harus segera dibawa ke psikiater untuk diperiksa kondisi jiwanya. "Kata dokter, anak saya harus ke psikiater. Takutnya membekas dan trauma," katanya.
Agus pun mengaku tak menyangka penyerang tega-teganya menyerang anak kecil. Awaluddin mengalami luka sobek di bagian kepala dengan total 10 jahitan, dimana 1 bagian terdapat 6 jahitan, dan bagian lainnya 4 jahitan.
"Ngga mungkin kan kalau benda tumpul sampai sobek begitu," katanya.
Rabu (5/1/2011) sekitar pukul 21.00 WIB, terjadi aksi tawuran antara warga Jalan Kujang, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung dengan sekelompok pemuda. Tawuran ini dipicu oleh aksi penyerangan para pemuda ke rumah Haji Odang. Diduga motif penyerangan ke rumah Haji Odang dikarenakan balas dendam atas aksi pemukulan salah seorang pemuda yang diketahui bernama Ridwan (19) oleh salah satu pengendara motor yang menyenggol Ridwan.
Empat penghuni di rumah H.Odang itu mengalami luka bacok. Korban yakni Awaluddin (4), Ihsan M Baldawi (28), Dadi Rustia (33) dan Sentiani (16).
(tya/tya)










































