"Empat pemuda itu diperika sebagai saksi. Mereka sudah kami mintai keterangan. sementara saksi-saksi lain yang menyaksikan kejadian itu bertahap sedang kita periksa," jelas Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi via ponsel, Kamis (6/1/2011).
Tubagus mengatakan, keempat pemuda itu diamankan polisi di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD), Rabu (5/1/2011) malam.
"Saksi itu dimintai keterangan di Mapolrestabes Bandung," kata Tubagus.
Rabu (5/1/2011) sekitar pukul 21.00 WIB, terjadi aksi tawuran antara warga Jalan Kujang, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung dengan sekelompok pemuda. Tawuran ini dipicu oleh aksi penyerangan para pemuda ke rumah Haji Odang. Diduga motif penyerangan ke rumah Haji Odang dikarenakan balas dendam atas aksi pemukulan salah seorang pemuda yang diketahui bernama Ridwan (19) oleh salah satu pengendara motor yang menyenggol Ridwan.
Empat penghuni di rumah H.Odang itu mengalami luka bacok. Korban yakni Awaluddin (4), Ihsan M Baldawi (28), Dadi Rustia (33) dan Sentiani (16). Dua korban yaitu Dadi dan Ihsan saat ini dirawat di RS Hasan Sadikin.
Warga sempat mengepung kampus UIN SGD karena pemuda yang melakukan penyerangan lari ke dalam kampus tersebut. Tak hanya itu, warga merangsek masuk ke dalam kampus dan tawuran tak bisa dihindarkan. Polisi mengamankan tiga pemuda yakni Ismakur (16), Siraj (16) dan Ridwan (19) yang diduga terlibat penyerangan ke rumah H. Odang. (bbp/bbp)











































