"Kami menemukan tiga alat tes kehamilan di jaket korban di kamar kosnya. Temuan ini berdasarkan petunjuk dari pacar korban," jelas Kanitreskrim
Polsek Sukasari Iptu Mubarok di Mapolsek Sukasari, Jalan Gegerkalong, Minggu (2/1/2011).
Tiga alat tes kehamilan itu semuanya menunjukkan tanda positif. Berdasar keterangan pacarnya kepada polisi, Sabtu (1/1/2011) malam, salah satu alat tes kehamilan itu sempat dipakai di kosan korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil olah TKP, polisi memastikan Fikry atau akrab dipanggil Bocik tewas bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan kabel. Fakta yang ditemukan, lidah korban menjulur ke luar, ada air mani dan keluar kotoran di bagian dubur korban.
Fikry juga menulis dua surat wasiat yang ditunjukkan masing-masing kepada keluarga dan pacarnya. Polisi menemukan dua lembar surat itu di kamar kos Fikry.
"Korban itu kuliah di Institut Manajemen Telkom. Seharusnya dia selesai kuliah tahun lalu," ungkap Mubarok.
Mahasiswa Institut Manajemen Telkom (IMT), M Dhita Nur Fikry, ditemukan tewas gantung diri di kamar kostnya, Jalan Cilandak No.40, RT 2 RW 2, Kel.Sukajadi,
Kec.Sukasari, Kota Bandung, Minggu (2/1/2011). Jasad Fikry pertama kali ditemukan sang pacar.
(bbp/ern)











































