Wagub Jabar Minta Keamanan Kawah Putih Ditingkatkan

Wagub Jabar Minta Keamanan Kawah Putih Ditingkatkan

- detikNews
Rabu, 22 Des 2010 15:56 WIB
Bandung - Wagub Jabar Dede Yusuf mengaku takjub dengan Kawah Putih yang berlokasi di Rancabali, Kabupaten Bandung. Namun, segi keamanan tempat tersebut masih belum diperhatikan.

Menurut Dede meski Kawah Putih memiliki alam yang indah, namun perlu ditingkatkan keamanannya. Sebab menurut Dede, kandungan belerang di kawah itu cukup tinggi.

"Ada beberapa faktor sekuritas yang harus dijaga, karena kandungan belerang di sini sangat tinggi. Dalam sistem penanggulangan bencana, harus ada jarak. Kita tidak boleh dekat langsung dengan kawah. Artinya ke depan harus ada kebijakan peringatan dini di sekitar lokasi," ujar Dede Disela-sela Festival Kawah Putih, Rabu (22/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikbandung, tidak ada pagar pembatas antara daratan dengan kawah. Sehingga pengunjung bisa bebas bersentuhan langsung dengan kawah.

Meski demikian, lanjut Dede Kawah Putih bisa menjadi percontohan bagi tempat wisata lain. Karena pengelolaan Kawah Putih terbilang baik dibanding tempat wisata lain, di antaranya jalan akses menuju lokasi yang bagus, disediakan ontang anting (sejenis mobil bak terbuka yang ada atap dan tempat duduk-red), dan pemberdayaan masyarakat setempat yang dipekerjakan di kawah putih.

"Saya baru pertama kali ke sini, dan saya takjub dengan kawah putih. Ini bisa jadi satu model percontohan pariwisata yang baik," ujarnya.

Ke depan, pemprov berecana memperlebar akses jalan menuju lokasi wisata di Ciwidey dan Rancabali. Karena mayoritas akses jalan ke lokasi tersebut merupakan jalan milik provinsi. Sehingga kebijakannya ada di tangan pemerintah provinsi, namun belun ada target kapan rencana tersebut diwujudkan.

"Ke depan mungkin akan kita coba melebarkan jalan sehingga akses ke tempat wisata bisa lebih mudah. Asosiasi pariwisata dan travel juga harus mendapat informasi yang baik. Mungkin nati tempat wisata ini akan kita kelola bersama-sama secara bertahap dengan pemeritah," tutupnya.

(avi/ern)


Berita Terkait