Gedung Sate Kini Dilengkapi Taman Penitipan Anak

Gedung Sate Kini Dilengkapi Taman Penitipan Anak

- detikNews
Rabu, 22 Des 2010 11:28 WIB
Bandung - Komplek Gedung Sate, kantor Gubernur Jabar kini memiliki Taman Penitipan Anak. Mulai hari ini Rabu (22/12/2010), karyawan pemprov bisa menitipkan anak-anaknya dengan tarif Rp 50 ribu per hari, mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Taman tersebut berlokasi di Basement Gedung Sate.

"Selama bulan Desember ini masih percobaan. Taman penitipan ini dipriorotaskan untuk anak karyawan yang ada di Gedung Sate," ujar Manajer Operasional Taman Pendidikan Anak, Yukie Agustia saat ditemui usai Peresmian Taman Penitipan Anak, di Gedung Sate, Rabu (22/12/2010).

Menurut Yukie, Taman Penitipan Anak tersebut maksimal mampu menampung 10 anak, dengan batas usia 1,5 hingga 3 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Maksimalnya sih menampung 10 anak. Mulai 1,5 tahun sampai 3 tahun. Tapi nanti bisa saja anak yang usia 4 tahun. Tergantung jumlah anaknya apa masih bisa atau tidak," terang Yukie.

Anak-anak tersebut akan diasuh oleh para helper (pengasuh-red) mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dengan tarif Rp 50 ribu per hari. Orang tua juga bisa melakukan kelas parenting dengan gratis.

"Kita usahakan lebih murah. Karena kan anak-anak butuh makan 2 kali, pukul 09.00 WIB sama pukul 12.00 WIB," ujar Sofie.

Pengasuh tersebut berasal dari Tim Psikologi Unisba yang berjumlah 4 orang. Sementara untuk tim interiornya berasal dari ITB dan ITHB. "Nantinya 1 orang memegang 2 anak," jelas Sofie.

Lebih lanjut kata Sofie, nantinya orang tua juga akan menerima laporan harian anak per minggu dan per bulan.

"Nanti akan ada catatan harian. Selain itu, ada pemeriksaan kesehatan berkala dengan dokter gigi, ahli gigi dan spesialis anak," katanya.

Pantauan detikbandung, fasilitas yang tersedia di ruangan seluas 80 meter persegi tersebut adalah ruangan ber-AC, TV plasma dilengkapi dengan audio dan multimedia set, mainan edukatif, ruang tidur dan kamar mandi.

Untuk masa percobaan ini, sudah ada 8 anak yang mendaftar di tempat tersebut.

(avi/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads