Paguyuban Tatto Bandung menggelar even skala nasional bertajuk 'Bandung Body Art' selama dua hari mulai 18-19 Desember 2010 di lantai dasar Be-Mall, Jalan Naripan, Kota Bandung.
Ketua Panitia, Boy Sugito mengatakan, kegiatan tersebut didukung sejumlah komunitas tato dari sejumlah wilayah Indonesia. Puluhan penato pun bakal beraksi memperlihatkan kemampuannya.
"Mereka yang memeriahkan acara ini berasal dari Bandung, Jakarta, Samarinda, Bali, Yogyakarta, Semarang dan kota-kota besar lainnya," jelas Boy saat ditemui di Be-Mall, Jumat (17/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang yang memiliki tato itu tidak identik dengan kriminal," terangnya.
Boy menjelaskan, selama dua hari tersebut, jadwal kegitan berlangsung pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Pembukaan acara nanti, ujar dia, direncanakan mengundang petato yang menampilkan tato tradisional asal Mentawai. Sementara di hari kedua, ditampilkan aksi mendebarkan yaitu beberapa orang yang tubuhnya ditusuk kail dan diangkat beberapa saat.
"Ya, seperti aksi Limbad lagi. Itu istilahnya body suspension," kata Boy.
Puluhan stan penyedia jasa tato pun turut memeriahkan acara. "Selain stan tato dari sejumlah wilayah Indonesia, kegiatan ini juga akan ada penampilan musik dari beberapa grup," ujarnya.
Grup musik yang tampil di Bandung Body Art ini antara lain Ragaji Mesin, Buckskin Bugle, Karinding Militan, Hoola Hoop, Jolly Jumper, Ragaji Mesin, Good Boy Badminton. (bbp/avi)











































