Komunitas Jalanan Dukung Pembangunan PLTSa di Bandung

Komunitas Jalanan Dukung Pembangunan PLTSa di Bandung

- detikNews
Kamis, 16 Des 2010 12:54 WIB
Komunitas Jalanan Dukung Pembangunan PLTSa di Bandung
Bandung - Setelah didatangi massa yang kontra, DPRD Kota Bandung didatangi massa yang pro dengan pembangunan PLTSa, Kamis (16/12/2010) sekitar pukul 11.45 WIB. Kali ini massa datang dari Komunitas Jalanan Bandung yang berjumlah sekitar 50 orang pimpinan Dedy Meong.

Massa langsung menggelar aksi di halaman DPRD Kota Bandung. Dalam aksinya, massa menuntut pemerintah segera membangun PLTSa. Hal itu ditunjukkan dengan spanduk berukuran sekitar 1x6 meter bertuliskan 'Pemerintah Kota Bandung Harus Segera Membangun PLTSa Karena Persoalan Sampah Persoalan Bandung".

Menurut Koodinator Komunitas Jalanan Bandung Dedy Meong, pihaknya ingin Bandung bebas dari sampah. Untuk itu, pembangunan PLTSa menjadi kunci utama agar Bandung terhindar jadi lautan sampah seperti yang terjadi beberapa tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampah ini bukan masalah pribadi, kaya atau miskin, tapi masalah masyarakat Kota Bandung. PLTSa jadi kunci agar sampah di Bandung tidak menjadi masalah," kata Dedy dalam orasinya.

Menurutnya, jika Bandung mampu mendirikan tempat pengolahan sampah, hal itu harus dilakukan. "Kalau pemerintah mampu membangun PLTSa, kenapa tidak dibangun. Kami minta segera dibangun PLTSa," jelasnya.

Aksi mereka kemudian ditanggapi salah seorang perwakilan DPRD dari Fraksi Demokrat, Kadar Slamet. Kadar kemudian berorasi di hadapan massa.

"Hari ini kami didatangi dua kelompok yang pro dan kontra dengan pembangunan PLTSa. Kelompok pertama menolak, dan sekarang meminta PLTSa segera dibangun. Kedua aspirasi ini akan kami pertimbangkan untuk mencari solusi terbaik apakah PLTSa akan tetap dibangun atau tidak," jelasnya.

Aksi hanya berlangsung sekitar 20 menit, atau berakhir pukul 12.10 WIB. Spanduk berukuran 1x6 meter yang dibawa pun diberikan kepada Kadar agar keinginan mereka diperhatikan.

"Kami berikan ini kepada DPRD agar harapan kami diperhatikan," ungkap Dedy sambil menyerahkan spanduk yang langsung diterima Kadar.

Usai berorasi, massa kemudian diberi suguhan konsumsi dalam dus kecil dari DPRD Kota Bandung. Mereka langsung menyantap makanan dan baru membubarkan diri sekitar pukul 12.20 WIB. Massa langsung berjalan kaki menuju Gedung Sate untuk melanjutkan aksi.

"Ayo kawan-kawan, kita lanjutkan aksi ini di Gedung Sate," ajak Dedy yang diikuti para anak jalanan.
(ors/avi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini