"Pelayanan publik harus terus berjalan," kata Heryawan usai menghadiri 'Ekspos Tentang Pelanggaran Penggunaan Kawasan Hutan yang Tidak Prosedural atau Tindak Pidana Kehutanan', di Gedung Bappeda Jabar, Jalan Ir H Djuanda, Selasa (14/12/2010).
Menurutnya, apapun yang terjadi di Subang seharusnya tidak mengganggu pelayanan publik. Terlebih, PNS punya kewajiban untuk melayani masyarakat. "Tentu PNS punya kewajiban untuk melayani publik. Tidak boleh sedikitpun ada stagnasi, apapun yang terjadi," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Kapolda Jabar Irjen Pol Suparni Parto mengatakan tidak akan melakukan pengamanan khusus jika ada aksi di Kejati Jabar saat Bupati Subang Eep Hidayat kembali diperiksa.
"Tentu pengamanan harus disiapkan, tapi sesuai prosedur saja. Tugas polisi kan mengamankan," katanya.
14 ribu PNS Pemkab Subang berencana menggelar aksi mogok kerja sebagai dukungan pada Bupati Subang yang diduga terlibat kasus korupsi upah pungut periode 2005-2008. Selain mogok kerja, rencananya PNS akan melakukan aksi di Kejati Jabar jika Eep Hidayat kembali diperiksa.
(ors/ern)











































