Dedi (30), salah seorang pedagang di Andir Trade Center (Pasar Andir), terkapar usai menyelamatkan barang jualannya. Ia diduga kehabisan oksigen setelah nekat masuk gedung lantai satu yang masih berasap pekat dengan cara membobol tembok.
Sebelumnya, ketika puluhan pedagang atau pemilik kios membobol tembok serta menyelamatkan barang, terdengar teriakan warga yang mengatakan gedung bakal roboh. Kontan saja, pedagang yang berada di dalam dan sedang mengambil barang itu berlarian keluar.
Saat suasana panik itulah, Dedi yang memakai kaus kuning ini ditemukan terkapar di tanah sembari matanya bergerak buka tutup. Sejumlah perempuan kerabat Dedi tampak histeris sambil menggoyang-goyangkan tubuh pria tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
John menyayangkan aksi nekat sejumlah pedagang yang membobol tembok dan memaksa masuk ke dalam gedung. Padahal, asap pekat dan api di dalam gedung mengancam jiwa mereka. Dedi yang kondisinya sadar langsung diboyong ke ambulans PMI Kota Bandung.
"Itu akibat nekat memaksa masuk ke dalam gedung. Dia (Dedi, red) kekurangan oksigen. Karena dia yang ikut menyelamtakan barang," jelas John.
Bangunan Andir Trade Center (Pasar Andir), Jalan Waringin, mulai terbakar sejak pukul 01.00 WIB, Kamis (9/12/2010). Api menjalar di lantai satu dan dua. Area lantai satu digunakan sebagai arean penjualan fashion, sementara di lantai dua terdapat arena permainan anak dan food court.
Petugas pemadam kebakaran masih berusaha menjinakkan api. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Sementara ratusan warga terlihat berkerumun menyaksikan kejadian tersebut. (bbp/bbp)











































