Malang nasib Meli (24), berniat melakukan hubungan suami istri dengan suaminya, Agus (33), malah dianiaya. Meli dijambak, dicekik, dan dipukul oleh suaminya di bagian hidung.
Tak tahan dengan perilaku suaminya yang baru ia nikahi setahun lalu itu, Meli melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Astana Anyar sekitar pukul 10.30 WIB, Rabu (8/12/2010).
Meli datang dengan hidung yang masih berdarah dan ia juga menunjukkan kaos putihnya yang terkena noda darah. Menurut Meli, selama ini ia sering dianiaya oleh Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penganiayaan itu terulang kembali pada pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat Meli dan Agus berada di rumah orangtua Agus.
"Saya dibawa suami saya ke rumah mertua, untuk mastiin kalau kami mau bercerai. Tapi muka saya malah dipukul dan kena idung sampai berdarah. Itu dilakukan di depan rumah mertua saya. Mungkin suami saya masih memendam amarah," terang Meli.
Meli mengaku baru satu tahun menikah dengan Agus. Meli bekerja di salah satu tempat spa di Jalan Soekarno Hatta. Agus sebelumnya adalah seorang pengangguran dan baru satu minggu bekerja di sebuah bengkel, di Jalan Karasak.
"Selama ini saya kan ngontrak di Cisereuh, masih satu Kelurahan Karasak. Selama ini juga saya menafkahi suami. Dia baru bekerja seminggu di bengkel. Kalau lagi uring-uringan saya selalu dianiaya," ujar Meli yang mengaku hanya ingat 5 kali pernah dianiaya dengan cara dijambak, dicekik dan dipukul pakai tangan kosong.
Meli menuturkan, saat suaminya ini kerap marah jika suasana hatinya sedang mumet dan berujung dengan penganiayaan.
Setelah laporan tersebut, Polsek Astana Anyar langsung mengamankan Agus yang sedang berada di rumahnya di Jalan Karasak. Polisi pun menggiring Agus dengan menggunakan mobil ke Polsek Astana Anyar.
Dari keterangan Agus, ia memang mengaku melakukan pemukulan terhadap istrinya, namun ia menyangkal pemicunya karena ia menolak berhubungan suami istri.
"Waktu kemarin itu saya pulang jam 17.00 WIB. Lalu istri saya bilang lagi pengen tapi jam 10 malem. Saya pun meminta istri saya menunggu karena saya perlu istirahat," terang Agus.
Namun, sambung Agus, ketika ia terbangun pukul 22.00 WIB, Selasa (7/12/1010) malam, ia mendapati istrinya tidak disampingnya. "Istri saya malah ke tetangga sebelah," ujar Agus.
Menurut Agus, pernikahannya dengan Meli adalah pernikahan kedua kalinya, Meli pun demikian. Meli sudah mempunyai 1 anak dari suami pertamanya. Selama satu tahun menikah, Meli sudah meminta 3 kali cerai namun rujuk kembali.
Menurut Kapolsek Astana Anyar Kompol Rudi Purnomo, kasus dugaan KDRT ini dilimpahkan ke Unit perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung.
(avi/ern)









































