Untuk membersihkan reruntuhan tersebut, DBMP menurunkan dua unit backhoe. Selain itu, tiga truk juga disiapkan di lokasi untuk mengangkut sisa reruntuhan tersebut.
"Diperkirakan dua hari proses pembersihan reruntuhan tembok ini selesai," ujar Kepala Bidang Pengendalian DBMP Kota Bandung Jafarudin, saat ditemui di lokasi, Minggu (5/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intinya pengerahan alat berat ini untuk memudahkan pembersihan. Itu supaya aliran air yang berada di bawah tembok ini tidak tersumbat. Karena kalau dibiarkan, kemungkinan longsor bisa melebar," jelasnya.
Pantauan detikbandung, di lokasi terlihat alat berat terus melakukan proses pembersihan. Sisa tembok yang sebelumnya ambrol, dikeruk satu unit backhoe. Sementara backhoe lainnya yang berukuran lebih kecil digunakan untuk memindahkan reruntuhan tembok ke truk.
Sementara itu, arus lalu lintas agak tersendat. Kendaraan yang melintas di sekitar lokasi hanya menggunakan kecepatan 5-10 km/jam. Polisi pun melakukan sistem penyempitan jalan dari Jembatan Siliwangi sampai Rumah Makan Siliwangi atau sekitar
60 meter Jalan kendaraan pun hanya digunakan satu jalur tapi bisa dilalui kendaraan dari dua arah. Garis polisi pun dipasang di sepanjang jalur tersebut.
(ors/ern)










































