40 Nominator Bersaing di Ajang KPID Jabar Award 2010

40 Nominator Bersaing di Ajang KPID Jabar Award 2010

- detikNews
Kamis, 02 Des 2010 15:43 WIB
40 Nominator Bersaing di Ajang KPID Jabar Award 2010
Bandung - Ajang Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar Award 2010 kembali digelar. Tahun ini, sekitar 40 nominator yang akan bertarung di ajang penghargaan Stasiun Televisi dan Radio se-Jabar tersebut.

Rencananya penghargaan tersebut akan dilaksanakan di Ballroom Manson Pine, Kota Baru Parahyangan Padalarang KBB pada 6 Desember.

Dari 40 nominator, akan dihasilkan 8 kategori dari berbagai kategori. Untuk radio di antaranya kategori siaran musik remaja, kategori siaran musik dewasa, kategori siaran kata dewasa, dan kategori siaran kata remaja. Sementara untuk televisi di antaranya kategori talkshow, kategori berita, kategori budaya, dan kategori drama.

"Tujuan dari penghargaan ini adalah mendorong agar lembaga penyiaran lokal di Jabar makin lama makin berkembang," ujar Ketua Panitia KPID Jabar Award 2010 Nursyawal, dalam keterangan pers di Kantor KPID Jabar, Jalan Malabar No 62, Kamis (2/12/2010).

Dengan adanya penghargaan tersebut, kata Nursyawal, diharapkan jadi motivasi tersendiri bagi pengelola lembaga siaran dalam membuat program siarannya. Selain itu, KPID ingin membuat iklim produk penyiaran yang sehat.

"Kita ingin membuat lembaga penyiaran di Jabar ini makin berkembang dan iklim penyiaran menjadi sehat. Dengan adanya penghargaan, mudah-mudahanย  lembaga penyiaran ini jadi terpacu," jelasnya.

Nursyawal mengatakan, satu kategori akan diisi lima nominasi. Sementara pemenang masing-masing nominasi hanya ada satu.

"Pemenang masing-masing kategori hanya satu dari lima nominator. Jadi totalnya hanya akan ada 8 pemenang. Karena menurut kami, nominator sudah merupakan karya terbaik," terangnya.

Sementara, pemenang akan dipilih oleh dewan juri yang diketuai AS Haris Sumadiria. Dasar penilaiannya sendiri akan ditentukan berdasarkan kaidah dan popularitas yang sesuai dengan standar program siaran. Juri yang dilibatkan mewakili unsur kalangan pakar penyiaran, akademisi, budayawan, seniman, dan pers. (ors/avi)


Berita Terkait