"2010 ini kita baru memasang 26 stabilizer di 136 traffic light yang ada di Kota Bandung," ujar Prijo saat dihubungi detikbandung via ponsel, Kamis (2/11/2010).
Dijelaskan Prijo, pemasangan stabilizer dikarenakan voltase atau tegangan listrik di Bandung terbilang tidak stabil. Sehingga, tegangan listrik jadi salah satu pemicu traffic light mati. Selain itu, penyebab lainnya adalah hujan dan petir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun depan, diharapkan stabilizer bisa dipasang di semua traffic light. Selain itu, traffic light juga akan diperbarahui dengan pemasangan alat penghitung mundur.
"Semuanya akan dilakukan bertahap, tergantung anggaran yang kita punya. Termasuk upgrade semua traffic light. Saat ini yang sudah diupgrade baru sekitar 20 persen," kata Prijo.
(ors/avi)











































