Dua kali suara tembakan terdengar sejumlah warga di kawasan Cipadung atau tepatnya di SD Cipadung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Rabu (1/12/2010). Sesaat setelah suara tembakan, seorang pria terkapar. Kontan saja kejadian itu menghebohkan warga sekitar.
Belum jelas siapa yang menembakan pistol tersebut. Beberapa warga melihat, seorang pria terkapar di pinggir jalan atau di depan toko penjual pulsa yang berada di kawasan tersebut.
"Saya mendengar ada dua kali suara mirip letusan pistol. Awalnya saya kira ban meletus. Tapi saya melihat ada satu orang bawa pistol laras pendek," ujar penjaga counter pulsa, Hilman (18), saat ditemui di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua pria itu lalu menghampiri pria yang jatuh tadi yang kondisi jidatnya berdarah. Orang-orang di sekitar terkejut melihat kejadian itu, begitupun saya," kata Hilman.
Hingga kini belum diketahui jelas apakah yang memegang dan meletuskan pistol ialah anggota polisi. "Saya enggak tahu apakah itu polisi atau tidak. Soalnya enggak pakai seragam polisi. Warga pun tidak berani mendekat. Saat kejadian, kondisi arus lalu lintas sempat macet," tuturnya.
Pria yang terkapar itu, kata Hilman, oleh seseorang dibawa menggunakan angkot ke arah Cicaheum. Di lokasi kejadian, satu buah sepatu kulit hitam milik orang yang terkapar itu tertinggal. Tak jauh dari sepatu ada uang Rp 1.000 dan benda mirip pecahan proyektil peluru.
Hingga kini belum ada kejelasan dari pihak berwenang terkait kejadian tersebut.
(bbp/ern)











































