Gubernur: Jabar Rawan Pergerakan Tanah

Gubernur: Jabar Rawan Pergerakan Tanah

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 01 Des 2010 10:33 WIB
Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menegaskan ke seluruh warga Jabar agar tidak membangun rumah di area perbukitan atau tebing. Hal ini untuk menghindari bencana alam berupa pergeseran tanah yang mengakibatkan longsor. Menurutnya Jabar rawan pergerakan tanah.

Hal tersebut diungkapkan Heryawan di sela-sela penanaman 1.000 pohon trembesi di Jalan Soekarno Hatta atau tepatnya di depan Mapolda Jabar, Rabu (1/12/2010).

"Pergerakan tanah itu tidak bisa dihindari. Kami pun tak memungkiri kalau wilayah Jabar rawan pergerakan tanah. SaatnyaΒ  masyarakat harus menghindari bahaya. Maka itu, saya meminta warga jangan membangun rumah di dekat tebing atau bukit," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Heryawan, salah satu cara agar tanah menjadi kuat itu ialah menanam pohon di bagian lereng gunung. Hal ini tersebut, kata dia, bisa meminimalkan pergerakan tanah.

"Yang banyak pohonnya saja rawan pergerakan tanah, apalagi daerah dataran tinggi yang tidak ada pohonnya," papar Heryawan.

Menurut dia, pihak terkait selalu memberikan warning bila di suatu wilyah terjadi pergerakan tanah. Bila kondisi demikian, jelas Heryawan, warga yang berada di sekitar lokasi rawan itu diperintahkan untuk menghindar.

"Wilayah yang rawan pergerakan tanah itu berada di kawasan Tengah dan Selatan Jabar," ungkap Heryawan.


(bbp/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads