Hal tersebut diungkapkan Ketua RW 04 Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan Ahmad Saimi (37) saat ditemui di rumah korban longsor, Selasa (30/11/2010). "Sama yang ini, berarti sudah ada 3 kali longsor. Tapi yang sebelumnya itu ngga ada korban," ujar Ahmad.
Ia menjelaskan, longsoran pertama menimpa sebuah rumah yang letaknya berada di bagian bawah tak jauh dari rumah yang menjadi korban longsor Senin (29/11/2010) kemarin. Saat itu, rumah yang terkena longsoran ambruk karena tertimbun tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara yang kedua, masih di desa yang sama, hanya menimpa bagian benteng rumah. Dalam kejadian tersebut Ahmad juga menyatakan tak ada korban jiwa.
Lebih lanjut Ahmad menduga, longsor terjadi karena beban tanah yang terlalu berat hingga akhirnya turun. Lokasi rumah yang berdiri diantara tebing membuat
rumah di desa tersebut rawan terkena longsoran. Biasanya longsor terjadi saat hujan turun.
"Ya mungkin karena saluran airnya ngga bener," katanya.
Rumah milik korban keluarga korban yaitu Rohendi (37), Iip Sarifah dan Hafid (5) disebut Ahmad sudah berdiri sekitar 20 tahun lalu.
(tya/ern)










































