Pelaku yang mengaku polisi itu bertindak kasar dan menganiaya Egi dan Fadil saat berada di dalam mobil Kijang. Sebelumnya, sepeda motor yang ditumpangi kedua remaja ini diberhentikan dan dibawa kabur pelaku lainnya di Jalan Samsudin dekat SMP 11
Bandung, Minggu (28/11/2010), sekitar pukul 01.00 WIB.
"Kami dituduh geng motor. Lalu disuruh buka baju dan celana panjang. Setelah itu dipaksa masuk ke mobil. Saat di mobil wajah kami masing-wasing ditutup karung putih sampai menutup setengah badan," kata salah seorang korban, Egi, saat ditemui di
ruang Instalansi Gawat Darurat (IGD) RS Cibabat, Kota Cimahi, Minggu (28/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pergelangan tangan kami masing-masing diikat kencang pakai tali rapia. Pelaku berkali-kali memukuli ke bagian wajah dan tubuh menggunakan tangan kosong. Kami tak melawan karena takut," ujar korban lainnya, Fadil, sambil memperlihatkan sisa tali
rapia yang melilit di pergelangan tangan kanannya.
Penganiayaan yang dialami Egi dan Fadil bakal menjadi kisah tak terlupakan. Terlintas dipikiran mereka kalau saat itu nyawanya bakal dihabisi pelaku. Pasalnya, pukulan terus mendarat selama keduanya dalam perjalanan.
"Kami tidak tahu dibawa ke jalan mana. Sambil menahan sakit, pikiran kami bercampur aduk karena takut," jelas Egi lagi.
Menurut keterangan korban, pelaku saat di dalam mobil tak banyak bicara. Yang Egi dan Fadil ingat, pelaku akan membawa ke kantor polisi dan terus menuduh keduanya sebagai anggota geng motor.
"Kami enggak sempat mengingat ciri-ciri pelaku. Pokoknya mereka nyebut dari Polda tapi enggak bilang wilayah dari mana. Semuanya pakai pakaian biasa, enggak ada yang berseragam polisi," tutur Egi.
Tubuh keduanya yang betelanjang dada dibuang pelaku ke selokan di salah satu kawasan di Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Dalam keadaan menderita, wajah keduanya masih tertutup karung dan tangan terikat. Beruntung keduanya dalam kondisi selamat, meski menderita lebam di wajah dan tubuh bagian punggung serta dada.Β
"Saya dan Fadil diturunkan paksa sambil diseret. Lalau dilempar ke selokan," ungkap Egi yang bersama Fadil wayahnya bonyok.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku diketahui berjumlah enam orang. Satu membawa kabur sepeda motor yang korban tumpangi saat dicegat di Jalan Samsudin, Kota Bandung. Sementara lima pelaku menyiksa di dalam mobil Kijang hijau.
Selanjutnya, kedua remaja tersebut dibuang ke parit yang berada di salah satu wilayah di Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Shubuh tadi mereka berhasil meloloskan diri dengan kondisi selamat. Saat ini keduanya
berada di ruang IGD RS Cibabat.
(bbp/ern)











































