"Nyonya K itu tidak ada riwayat kontak dengan unggas dan tidak ada kontak dengan orang yang berpenyakit serupa," kata Primal Sudjana, dokter yang tergabung dalam tim investigasi penyakit menular khusus RS Hasan Sadikin (RSHS), saat dihubungi detikbandung via ponsel, Sabtu (27/11/2010).
Dalam menangani pasien, sambung dia, dilakukan penanganan sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO). Hingga saat ini, pasien terus menunjukkan kondisi positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memasang ventilator, sejak dirawat, tim dokter juga memberikan berbagai obat-obatan. Obat tersebut di antaranya oseltamivir dan obat untuk menaikkan tekanan darah. Namun, obat untuk menaikkan tekanan darah sudah dihentikan sejak kemarin.
K dirawat di Ruang Isolasi Flamboyan RS Hasan Sadikin (RSHS) sejak 22 November. Kuat dugaan terjangkit virus H5N1 atau lebih dikenal flu burung. Sebab, kondisi pasien memburuk dalam waktu singkat dengan gejala yang mengarah pada flu burung.
(/)










































