"Kalau jam waktu sekolah, anak-anak harusnya sekolah. Tapi malah ikut berkumpul sama organisasinya. Maka itu harus ditertibkan (geng motor, red)," ujar istri Gubernur Jabar ini di Gedung Pakuan Jumat (26/11/2010).
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jabar ini meminta orang tua mengawasi dan memberikan arahan pada anaknya agar tak terlibat geng motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Netty, anak muda seusia remaja memang perlu mencari jati diri identitas. Selain itu, mereka pun memiiki hak untuk berkumpul. Namun, kata Netty, aktivitas remaja ini harus disalurkan dengan hal positif.
"Kalau naik motor berombongan itu punya tujuan jelas. Misalnya adakan kegiatan sambil membawa bibit tanaman dan menanamnya. Atau ramai-ramai kampanye antinarkoba," tuturnya.
Netty juga mendukung digelarnya deklarasi menolak geng motor yang dilaksanakan unsur muspida dan masyarakat di Kabupaten Bandung. Ia berharap hal serupa diakukan di kabupaten dan kota lainnya di Jabar.
(bbp/ern)











































