Mohammad Anis Rosidi (52) angkat bicara soal dugaan penganiayaan yang dituduhkan kepadanya. Anis menyangkal melakukan pemukulan terhadap mantan istrinya, Raya Surtiana (41).
Anis mengaku, saat itu ia datang ke rumah Raya hendak mengambil anak kandungnya, Rifa (6). Alasannya, hak asuh Rifa berada ditangan Anis usai bercerai dengan Raya.
"Saya sangat marah karena Rifa tidak sekolah. Rifa dibawa ibunya (Raya, red), hari Senin lalu saya cek ke sekolah ternyata Rifa tidak sekolah. Selasa juga dia tidak sekolah lagi. Lalu telepon Raya kalau hari Rabu Rifa mau ke Kidzania sama sekolahnya. Saya juga telepon ke handphone Rifa enggak dikasih ngomong, malah Raya ngomel-ngomel ke saya," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anis menuturkan, tadinya ia sempat berpikir untuk membiarkan sang anak tidak masuk sekolah selama satu bulan. Namun ia urungkan niatnya karena khawatir dengan perkembangan anaknya jika tidak sekolah.
Pada Selasa (23/11/2010) malam, ia datang ke rumah Raya di Jalan Pratista, Antapani. Dia datang bersama sopir pribadi.
"Biasanya kalau ke sana saya datang sendiri. Tapi kemarin saya datang sama sopir, jadi kalau nanti saya ambil paksa Rifa ada yang nyetirin. Saya tidak bawa alat apapun, saya datang baik-baik untuk mengambil Rifa," ujarnya.
Ia juga membantah tuduhan yang menyebut ia merusak pagar rumah Raya. "Waktu datang ke sana saya buka pintu gerbang. Kalau sekarang pagar itu rusak pasti ada yang merusak. Diselot saja tidak apalagi digembok atau dikunci," sanggahnya.
Anis mengakui jika merusak pintu depan rumah mantan istrinya tersebut. "Saya ketok, di bel, enggak dibuka. Saya bilang kalau tidak dibuka saya dobrak. Saya dorong pintu langsung kebuka," terang Anis.
Setelah masuk, Anis tidak menemukan Rifa di kamarnya. Pembantu Raya mengatakan bahwa Rifa berada di dalam kamar mantan istrinya.
"Saya bilang kalau Rifa enggak dikeluarin saya dobrak. Saya pukul pintu tangan saya masuk sampai pintu bolong, saya pukul beberapa kali sampai bisa ngerogoh kunci," katanya.
Anis melihat saat itu Rifa ketakutan. "Rifa waktu itu ketakutan, karena dia takut dia bilang enggak mau. Saya bilang Rifa kalau sudah tenang pasti mau. Saya tidak memukul Raya, tapi saya memang mendorongnya karena terus-terusan pegang saya," tutur Anis.
Sebelumnya diberitakan, Raya tergolek lemas di RS Santo Yusup karena luka pukulan di sekujur tubuh, akibat dianiaya mantan suaminya, Selasa malam (23/11/2010). Raya menuturkan mantan suaminya itu mencoba mengambil anak bungsunya. Raya pun mengaku dipukul hingga tangan kanannya bergeser dan tubuhnya memar-memar.
Merasa dianiaya, Raya yang juga bintang film TV Tash-Matash, produksi Al-Haddaf Arab Saudi ini melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Antapani. (avi/bbp)











































