Sejumlah kawasan di Majalaya, Kabupaten Bandung, terendam banjir selama tiga jam setelah sebelumnya hujan deras mengguyur pada Rabu malam (23/11/2010). Kondisi itu jauh berbeda dibandingkan satu tahun lalu yang air luapan Sungai Citarum bisa merendam selama 12 jam.
"Tadi malam itu banjir dari hanya berlangsung tiga jam. Itu mulai jam setengah delapan hingga sepuluh malam lebih. Setelah itu surut," jelas Koordinator Kominfo Garda Caah Kabupaten Bandung, Riki Waskito, saat berbincang dengan detikbandung via ponsel, Kamis (25/11/2010).
Riki menambahkan, cepatnya air surut itu karena pengaruh pelebaran badan Sungai Citarum yang sudah dilakukan sejak delapn bulan lalu. Pelebaran sepanjang 9 kilometer di sekitar badan sungai tersebut, kata Riki, merupakan kontribusi dari Paguyuban Pengusaha Tekstil Majalaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, tutur Riki, pelebaran tersebut bukan berarti kawasan Majalaya tidak kebanjiran. Menurut Riki, pelabaran di badan sungai yang ukurannya 15 hingga 20 meter itu hanya bisa mempercepat arus luapan ke hilir. Sehingga proses surut air jadi cepat.
"Satu sisi warga Majalaya 'diuntungkan', sisi lain menambah risiko warga yang berada di hilir. Ya, kuncinya pemerintah segera mewujudkan penanganan banjir Kabupaten secara menyeluruh," ujar Riki.
(bbp/bbp)











































