Peringatan Hipenca dan Hiham akan Digelar di Museum KAA

Peringatan Hipenca dan Hiham akan Digelar di Museum KAA

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 23 Nov 2010 17:42 WIB
Peringatan Hipenca dan Hiham akan Digelar di Museum KAA
Bandung - Peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat (Hipenca) dan Hari Internasional Hak Asasi Manusia (Hiham) bakal digelar di Museum Konperensi Asia-Afrika (KAA), Kota Bandung. Acara tersebut berlangsung mulai 3 hingga 10 Desember 2010.

Kegiatan ini hasil kerja bareng Yayasan Mata Indonesia dan Museum KAA. Direncanakan rangkaian acara itu antara lain parade penyandang cacat, pengenalan huruf braille, lomba reader, pameran, lomba seni dan lomba seni.

Kepala Museum KAA Isman Pasha mengatkan acara itu bertajuk 'Museum for Social Harmony, Kami Ada, Kita Berbagi'. "Kaum difabel memiliki hak yang sama untuk datang ke museum dan melakukan di mana saja," jelasnya saat menggelar jumpa pers di Museum KAA, Selasa (23/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Isman, peringatan acara tersebut selaras dengan semangat Konperensi Asia-Afrika yang mengusung perdamaian dan non diskriminasi.

Ketua Panitia Ipan Hidayatuloh mengungkapkan kegiatan tersebut sebagai kampanye untuk mendorong kepedulian masyarakat tentang keberadaan dan hak para kaum difabel.

"Kegiatan ini terbuka untuk umum. Namun diutamakan agar dapat diikuti para penyandang cacat di Kota Bandung dan sekitarnya. Serta komunitas lainnya yang memiliki kepedulian terhadap kaum difabel," jelas Ipan.

Peringatan Hinca dilaksanakan setiap 3 Desember, sementara Hiham pada 10 Desember. Saat dibuka pada 3 Desember nanti, acara diawali dengan 'Parade Penyandang Cacat' dari Gedung Indonesia Menggugat menuju Museum KAA-Gedung Merdeka.

Ipan menambahkan, selama sepekan sejumlah kegiatan akan dilaksanakan seperti pameran, pemutaran film tentang difabel dan HAM, pengenalan bahasa isyarat, wisata keliling museum, pembentukan forum difabel dan penjualan karya penyandang cacat. Pada 10 Desember nanti penutupan rangkaian kegiatan berlangsung di Gedung Indonesia.

"Kami berharap kegiatan ini gaungnya tak di Bandung saja. Tapi bisa menyuluruh ke nasional, bahkan internasional," papar Ipan.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads