Bius Cs Incar Korban Wanita

Anggota Moonraker Diciduk

Bius Cs Incar Korban Wanita

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 23 Nov 2010 13:35 WIB
Bius Cs Incar Korban Wanita
Bandung - Komplotan Bius Cs yang melakuan aksi penjambretan di Kota Bandung lebih mengincar wanita sebagai korbannya. Ia bersama tiga sahabat yang tergabung menjadi anggota geng motor Moonraker sudah 20 kali lebih menebar aksinya.

Taupik alias Bius (18) beserta rekannya yakni Andri alias Jawa (19), Ivan alias Peng (18) dan Heri alias Jocong (18) mesti terhenti aktivitasnya setelah ditangkap polisi.

Sebagai pimpinan, Bius memerintahkan sahabatnya itu untuk turun ke jalan pada waktu malam dan menjelang Shubuh. Ia pun memilih lokasi-lokasi di Kota Bandung yang dianggap sepi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sasaran kami memang wanita. Mau itu lagi sendiri atau berdua. Pokoknya yang lagi pegang tas saat lagi mengendarai motor. Wanita itu lebih mudah dan tidak pernah melawan," kata Bius di Mapolsektabes Sukajadi, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (23/11/2010).

Bius bersama tiga sohibnya itu mengaku sebagai anggota geng motor Moonraker cabang Bandung Timur. Hasil barang berharga yang dirampas itu lalu dibagikan dan dijual.

"Kalau saya, hasil uangnya dibelikan obat diabetes," kata Bius yang sudah lima tahun ini mengidap diabetes akut.

Berurusan dengan polisi bukan kali pertama dialami Bius. Remaja ini pun pernah tertangkap dan dipenjara di Rutan Kebon Waru pada 2008 lalu. "Kasusnya sama. Saya ngejambret," akunya.

Bius mengaku terpaksa menjambret untuk cepat mendapat uang. Didera diabetes yang obatnya terbilang mahal membuatnya memilih bertindak kriminal. Selama ini, kata Bius, sang ibu yang sudah bercerai tidak memiliki pekerjaan. Satu ampul obat cair diabetes harganya Rp 450 ribu. "Sehari saya butuh dua ampul," lirihnya.

Tercatat berandalan bermotor ini pernah menjambret di fly over Pasupati (3 kali), kawasan Pusdai (5 kali), Jalan Pahlawan (4 kali), Jalan Surapati (3 kali), di depan RRI Bandung (2 kali) dan Jalan Sukajadi (2 kali).

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads