Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Kopo, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Kamis (18/11/2010) dini hari. Akibat kejadian ini Didi sempat dibawa ke RS Immanuel, tapi sore tadi sudah boleh pulang.
Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Wirhayatmo mengatakan saat itu korban sedang nongkrong bersama sejumlah rekannya di Jalan Kopo atau tepatnya dekat persimpangan menuju pintu Tol Kopo. Korban secara tiba-tiba didatangi puluhan orang diduga geng motor yang menggunakan sekitar 20 motor. Sementara rekan Didi lari terbirit-birit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan korban, para pelaku ada yang membawa senjata tajam, besi dan stik bisbol. Pisau itu disabetkan ke bagian perut Didi.
Keributan itu rupanya terdengar warga. Saat sejumlah warga setempat keluar rumah, aksi penganiyaan tersebut terhenti. Warga berhasil menangkap seorang pelaku beserta satu unit sepeda motor. Para pelaku lainnya kabur tancap gas.
"Warga lalu melapor kejadian tersebut ke Polsek Babakan Ciparay dan membawa pelaku yang tertangkap," jelas Wirhayatmo
Ia menambahkan, pihaknya langsung menyeldiki dan melakukan pengusutan. Hasilnya, polisi membekuk 10 orang diduga anggota geng motor.
"Saat pemeriksaan, dari 10 orang itu 5 di antaranya ditahan karena turut menganiaya korban. Lima lainnya hanya mengetahui kejadian karena saat itu duduk di sepeda motor," ujarnya.
Ia menuturkan, polisi menyita barang bukti berupa tiga sepeda motor dan satu senjata replika jenis FN. "Kami masih menyelidiki dan mengembangkan kasus ini. Semoga pelaku lainnya bisa cepat tertangkap," tutur Wirhayatmo.
(bbp/ern)










































