Menurut Jubir DNDR, Dadan Hendayana banyaknya kebohongan publik yang dilakukan tim Ridho-Darus.
"Mereka hanya berkoar-koar di media, tanpa didasarkan fakta. Terakhir, mereka mencoba menggiring opini publik, bahwa mereka menang dalam Pemilukada, tapi kita semua tahu hasilnya bagaimana," ujar Dadan dalam rilis yang diterima detikbandung, Jumat (12/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketua Panwas pun langsung bereaksi, bahwa tak ada sama sekali anak buahnya yang melakukan intimidasi. Hebatnya lagi, setelah kebohongan itu terkuak, mereka lempeng-lempeng aja, tak merasa bersalah atas apa yang dilakukan. Karena itu, sulit bagi kami untuk tak mengatakan, kebohongan telah menjadi bagian dari strategi pemenangan mereka," tambah Dadan.
Karena itu, lanjutnya, Tim Pemenangan DNDR tidak khawatir sama sekali atas gugatan yang diajukan pasangan nomor 8. "Kalau mereka katakan punya saksi, saya bisa katakan, itu juga adalah rekayasa. MK jelas terdiri dari hakim-hakim berintegritas tinggi, yang bisa membaca mana yang rekayasa dan mana yang tidak," katanya.
(tya/ern)











































