"Tadi anginnya kecil dulu tapi lama-lama membesar dan terlihat berputar, Ketinggiannya lebih dari 10 meter," ujar Asep Ridwan, petugas Keamanan Dalam (Kamdal) Gedung Sate yang mengaku melihat sendiri awal mula angin puting beliung tersebut.
Awalnya, angin puting beliung tersebut berasal dari area taman di halaman depan Gedung Sate. Lalu semakin lama, angin terus membesar dan memutar mengarah ke lahan sengketa Gasibu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, angin ikut membawa sampah-sampah yang dilewatinya, begitu juga dengan pasir yang berada di depan Lapangan Gasibu ikut beterbangan.
warga yang berada di sekitar kejadian pun sempat berlarian. Fotografer yang kebetulan sedang nongkrong di Gedung Sate sempat berusaha mengejar angin untuk memotret momen langka tersebut.
Sesaat, angin pun mereda dengan sendirinya, aktivitas pun kembali normal.
(tya/ern)










































