Buta Permanen, Azmi Harus Pakai Mata Palsu

Dianiaya Biker

Buta Permanen, Azmi Harus Pakai Mata Palsu

- detikNews
Rabu, 10 Nov 2010 16:01 WIB
Bandung - Pengangkatan bola mata kiri Azmi Umara (12) mengakibatkan buta permanen bagi anak pasangan Iwan Kurniawan (43) dan Lia Sari (39) itu. Sehingga Azmi harus memakai protesa atau bola mata palsu untuk dipasang di rongga mata kirinya.

"Nanti ada bola mata yang menyerupai aslinya untuk dipasang di bagian mata kirinya," jelas Direktur Medik dan Keperawatan RS Cicendo Hikmat Wangsaatmadja, saat ditemui di RS Cicendo, Jalan Cicendo, Rabu (10/11/2010).

Pemasangan protesa tersebut kemungkinan dilakukan sebulan pasca operasi pengangkatan mata. Sebab, luka bekas operasi harus dipastikan sembuh sebelum dilakukan pemasangan protesa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekitar sebulan lah. Lukanya harus sembuh dulu, baru dipasang protesa," ungkapnya.

Hikmat mengatakan, pemasangan protesa akan membuat mata kiri Azmi terlihat seperti mata normal. Sebab bentuk dan warnanya hampir mirip dengan aslinya.

Selain itu, protesa akan disesuaikan dengan mata sebelah kanannya yang masih bisa melihat normal. "Nanti tampilan mata kiri dan kananya akan sama," singkatnya.

Dijelaskannya, transplantasi atau cangkok mata tidak bisa dilakukan dalam konteks yang dialami Azmi. Sebab, yang diangkat adalah keseluruhan bola mata kirinya.

"Ini bukan konteks donor mata. Jadi tidak bisa diganti atau transplantasi," katanya.

Saat berjalan kaki menuju rumahnya di Jalan Kanayakan Dago, Azmi, Siswa kelas 1 SMPN 12 Bandung itu tiba-tiba dipukuli tanpa sebab jelas setelah menjawab pertanyaan seseorang yang turun dari motor. Ia dianiaya setelah sebelumnya ditanya apakah ia anggota salah satu geng motor atau bukan. Handphonenya dirampas. Kini Azmi terpaksa harus kehilangan bola mata kirinya.
(ors/ern)


Berita Terkait