"Biasanya kalau pulang sekolah, Azmi dijemput ayahnya," kata Evi Aris, kerabat korban, saat ditemui di RS Cicendo, Jalan Cicendo, Selasa (9/11/2010).
Kemarin, ayah Azmi tidak bisa menjemput anaknya dikarenakan ada keperluan. Biasanya, Azmi selalu dijemput menggunakan sepeda motor. "Kalau dijemput, biasanya pake motor," jelas Eva.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, sambung dia, bisa saja pertanyaan 'kamu anak Brigez?' dari pelaku hanya motif agar disangka geng motor.
Sementara, pihak keluarga menyatakan ikhlas atas kejadian yang menimpa Azmi. Orangtua korban pun memberi sedikit pernyataan. "Kami ikhlas dengan kejadian ini," singkat Lia Sari (39), ibu korban.
Siswa kelas 1 SMPN 12 Bandung tiba-tiba dipukuli tanpa sebab jelas setelah menjawab pertanyaan seseorang yang turun dari motor. Ia dianiaya setelah sebelumnya ditanya apakah ia anggota salah satu geng motor atau bukan. Handphonenya dirampas. Kini Azmi terpaksa harus kehilangan bola mata kirinya.
(ors/ern)










































