Hal tersebut disampaikan oleh Manager Persib, Umuh Muchtar saat dihubungi detikbandung, Rabu (3/11/2010). Menurutnya, penurunan performa skuad Persib
dikarenakan tidak adanya komunikasi yang bagus antara pemain dan pelatihnya.
"Kalah menang bagi kami tetap harus dievaluasai. Tentunya kita tidak mau Persib terus terpuruk karena ada kendala bahasa antara anak-anak (pemain - red) dengan pelatihnya," ujarnya.
Selama ini, sambung Umuh, para pemain seringkali mengeluhkan bahasa yang dipergunakan oleh pelatih asal Serbia ini tidak dimengerti. "Anak-anak mengeluh.
Bahasanya tidak bisa dimengerti. Walaupun pakai bahasa Inggris, tapi penyampaiannya tidak bisa langsung diserap sama anak-anak," katanya.
Saat disinggung mengenai nasib Jovo, secara tegas Umuh mengatakan bahwa perombakan di skuad Persib harus dilakukan. Dan salah satu perombakannya adalah
dengan mengganti pelatih seharga Rp 600 juta itu.
"Harus. Saya sudah sampaikan ke Jakarta (pemegang saham - red). Demi Persib lah, dia harus diganti. Tapi apakah sekarang atau tunggu putaran kedua. Itu belum pasti," ungkapnya berapi-api.
(afz/ern)











































