Deden berharap ada pihak dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu biaya perawatan kedua anaknya.
"Kalau dihitung-hitung selama di rumah sakit ini sampai sekarang itu habis sekitar Rp 10 juta, itupun ada bantuan dari pihak RT di rumah saya yang di sini dan rumah orang tua saya yang di Garut," ujar Deden kepada wartawan saat ditemui di RS Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Jumat (29/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Palingan hasil dari masang tower saya dapat Rp 500 ribu sebulan,"
Saat ini Deden dan istrinya menginginkan kedua anaknya bisa segera dioperasi. Ia ingin melihat kedua anaknya dalam kondisi sehat dan normal seperti bayi lainnya.
"Saya baru tahu kalau akan ada rencana operasi setelah baca di koran. Saya sudah siap kalau Wanda dan Wandi dioperasi untuk dipisahkan," ujar Deden.
Menurut Deden cara membedakan Wanda dan Wandi tidal sulit, karena Wanda memiliki ciri-ciri fisik di kaki kanan, betis, dan pahanya terdapat tanda warna biru. Sedangkan Wandi tidak mempunyai tanda-tanda itu.
"Kadang juga kalau salah satu lagi tidur, tapi yang satu lagi nangis, yang tidur jadi bangun dan ikut nangis," kata Deden.
(avi/ern)











































