"Saksi-saksi sulit dimintai keterangan," kata Kapolsek Cimahi Selatan AKP Suharto, saat ditemui di Mapolsek Cimahi Selatan, Jalan Mendut III Kota Cimahi, Kamis (28/10/2010).
Dijelaskannya, satu-satunya saksi kunci utama dalam peristiwa pembacokan itu adalah korban. Tetangga di sekitar lokasi kejadian pun bungkam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah membacok, para pelaku kemudian melarikan diri. Sementara korban langsung berteriak minta tolong dengan kepala dan badan bersimbah darah.
Warga pun datang ke lokasi dan membantu korban. Yudi (50), salah seorang pemilik ruko, sempat menutup rolling door di lokasi kejadian. Kunci pun diserahkan ke tangan korban.
"Saat kami minta kunci ruko untuk melakukan olah TKP, korban menolak, saat ditanya bagaimana kejadian tersebut juga menolak," katanya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Sementara, polisi baru memeriksa tiga saksi. "Korban belum bisa dimintai keterangan," tegasnya.
Suharto menambahkan, diduga para pelaku kesal karena tidak memberikan uang sumbangan. Sementara, tidak ada barang yang digasak pelaku. "Kami masih harus melakukan penyelidikan," pungkasnya.
(ors/ern)











































