Gubernur mengklaim telah menyerap 1.063.302 tenaga kerja dalam kurun waktu 3 tahun. "Kita bersyukur program kita tercapai dalam waktu kurang dari 3 tahun," ujar Heryawan dalam sambutannya dalam acara pembukaan Job Fair dan Pelatihan Gratis Tenaga Kerja di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Selasa (26/10/2010).
Diakuinya, angka itu banyak pihak yang meragukannya. Heryawan mempersilahkan siapa pun untuk menelusuri data tenaga kerja yang dimiliki pemprov. "Kita sudah berusaha menepis anggapan tersebut dengan data by name, by address dan by job by company. Tinggal silahkan saja data yang ada tersebut ditelusuri, apakah benar orang tersebut bekerja dalam 3 tahun terakhir," tantangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
akan berhenti sampai disini," kata Heryawan.
Hingga 2013 akan terus dilakukan upaya pengurangan pengangguran dengan membuka kesempatan kerja sebanyak-banyaknya. "Upayanya dengan job fair, kemudahan
investasi kita dorong," jelas Heryawan.
Penyerapan 1 juta kesempatan kerja di Jabar tepatnya sebanyak 1.063.302 oang tersebut terdiri dari Antar Kerja Antar Lokal (AKL) sebanyak 841.894 orang,
Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) 14.934 orang dan Antar Kerja Antar Negara (AKAN) sebanyak 206.474 orang.
(tya/ern)











































