Hal ini diungkapkan Sekretaris Distan Kota Bandung, Elly Wasliah, saat berbincang bersama detikbandung via ponsel, Selasa (26/10/2010).
"Kami menyiapkan sekitar lima ribu kalung kartu sebagai penanda sehatnya hewan kurban yang dijual pedagang di pinggir jalan. Tentu saja, kami akan memeriksa hewan kurban itu sebelum diberi kalung sehat. Ini dilakukan agar kesehatan hewan kurban terjamin dan sah secara agama," jelas Elly.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meminta pembeli untuk memilih hewan kurban yang sudah tertera kalung sehat. Selain itu, penjual juga tidak boleh mengambil kembali kalung sehat bila hewan kurban sudah dibeli.
"Kami khawatir, bila penjual mengambil kalung sehat dari hewan kurban dinyatakan sehat, lalu dipasang ke hewan kurban yang belum diperiksa kami. Tentu saja itu merugikan," tuturnya.
Elly menuturkan, pada 2009 jumlah hewan kurban yang disembelih di Kota Bandung saat Idul Adha sekitar 5.400 ekor. Hewan kurban itu terdiri 4.169 ekor domba dan 1.231 ekor sapi.
(bbp/avi)











































