Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Regol Kompol I Putu Yuni Setiawan saat dikonfirmasi wartawan via telepon, Minggu (24/10/2010).
"Kami masih melakukan penyelidikan. Tetapi, kami menduga kejadian tersebut merupakan murni kecelakaan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para korban dapat dikeluarkan dari pipa setelah mesin pemompa menyurutkan kondisi ketinggian air," ujarnya.
Putu menambahkan, pihaknya sudah meminta keterangan kepada tujuh saksi. Mereka yakni dua pekerja yang selamat dan lima orang di sekitar TKP.
(ern/afz)











































