"Tubuh saya terendam dan sempat tenggelam karena air yang tiba-tiba datang begitu besar. Selama lima menit saya terendam dari ujung kaki hingga kepala," jelas Rudin saat ditemui di kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Rudin tak mengira masih bisa lolos dari peristiwa tersebut. Ia pun tak henti mengucap rasa syukur.
"Saya berpikir akan mati saat kejadian tadi. Namun, Allah masih melindungi," ujarnya dengan wajah terlihat masih syok.
Dalam kondisi berada di dalam pipa beton berdiameter 1,2 meter itu, Rudin mencoba sekuat tenaga keluar dari pipa. Ia pun mengaku sempat mengucap takbir kala air menerjang.
"Setelah mengucap Allahuakbar, seoalah seperti ada yang menolong. Alhamdulillah, saya bisa selamat hingga kini," ujarnya yang tampak bagian dahinya lecet-lecet.
(bbn/ern)











































