Kelima pekerja yang semuanya pria itu masuk ke dalam gorong-gorong sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (24/10/2010). Ada 36 buah pipa yang sudah terpasang di bawah tanah itu. Satu pipa itu panjangnya sekitar 2,4 meter. Saat kejadian, posisi kelimanya
sedang berada di pipa ke 36.
"Kalau dihitung jaraknya, posisi para pekerja itu sudah berada sekitar 85 meter. Mereka bekerja untuk mengeruk tanah yang nantinya menghubungkan dengan manhole lain," jelas salah satu pekerja, Herman (30), saat ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin
(RSHS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan Pasirluyu. Para pekerja itu masuk ke gorong-gorong yang menuju arah lampu merah Jalan Moch. Toha.
"Air di lokasi manhole lain atau saat lokasi mereka sedang bekerja itu jebol papan penahannya. Akhirnya, lima pekerja itu terendam serta terbawa arus sejauh 85 meter. Otomatis, air dari menhul lain itu mengembalikan mereka ke menhul tempat pertama
kali masuk gorong-gorong," ujar Herman.
Menurut Herman, gorong-gorong pipa beton itu berdiameter 1,2 meter. Saat kejadian, lingkaran pipa tersebut dipenuhi air yang jebol. Awalnya tidak tergenang setinggi ukuran pipa tersebut.
"Mereka sepertinya kesulitan saat menyelamatkan diri. Sebab, mereka tidak lari sambil berdiri. Soalnya di dalam pipa itu pasti harus membungkuk," tutur Herman.
Kejadian maut itu menewaskan tiga pekerja tewas yakni Hendi (42), Parman (42) dan Warsim (43). Sementara dua pekerja yang selamat yaitu Yani dan Rudin.
Herman mengatakan, saat di dalam pipa itu para pekerja dibekali senter. Kelimanya sempat berada di dalam gorong-gorong sekitar 1,5 jam sebelum papan penahan air jebol.
Sekitar pukul 03.00 WIB, kelima pria berhasil diangkat ke atas manhole yang memiliki kedalaman sekitar 8 meter. Pada pukul 05.00 WIB, tiga jenazah langsung diangkut ambulans menuju Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).
Pantauan detikbandung, tempat kejadian perkara (TKP) sudah diberi garis polisi. Kasus ini ditangani Polsek Regol. Dua pekerja yang selamat dikabarkan sedang dimintai keterangan oleh polisi. Hingga pukul 11.00 WIB, jenazah tiga pekerja masih berada di kamar mayat RSHS. Sementara puluhan rekan korban terlihat menunggu di sekitar ruang kamar mayat.
(bbp/ern)











































